Kenapa Kita Sering Lupa Apa yang Sudah Dipelajari?

Scholaku – Pernah nggak sih kamu merasa sudah belajar keras semalam suntuk, tapi pas ulangan… semuanya blank?

Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak pelajar mengalami hal serupa.

Tapi kenapa, sih, kita sering lupa apa yang sudah dipelajari?
Yuk, kita bahas penyebabnya dan cari tahu bagaimana cara mengatasinya!

1. Cara Belajar Kurang Tepat

Salah satu penyebab utama adalah metode belajar yang pasif, seperti hanya membaca tanpa mencatat atau hanya mendengar tanpa mencoba memahami. Otak kita butuh “proses aktif” untuk bisa menyimpan informasi lebih lama.

Solusinya:

  • Gunakan teknik belajar aktif: membuat rangkuman, mengajarkan ke orang lain, atau membuat pertanyaan sendiri.
  • Belajar dengan metode visual (gambar, diagram), auditori (rekaman suara), atau kinestetik (praktik langsung), sesuai gaya belajar kamu.

 

2. Belajar Sekali Langsung Banyak

Kalau kamu belajar semalam suntuk tanpa jeda (sistem kebut semalam/SKS), otak akan cepat lelah dan tidak sempat memindahkan informasi ke memori jangka panjang.

Solusinya:

  • Gunakan teknik spaced repetition (pengulangan berkala).
    Misalnya: ulangi materi di hari ke-1, ke-3, dan ke-7.
  • Lebih baik belajar 30 menit setiap hari, daripada 3 jam sekaligus semalam.

 

3. Kurang Tidur

Tahukah kamu? Saat tidur, otak menyimpan informasi dari memori jangka pendek ke jangka panjang. Jadi kalau kamu begadang, proses ini terganggu.

Solusinya:

  • Tidur cukup (minimal 7–8 jam per malam), terutama setelah belajar.
  • Jangan belajar terlalu larut malam jika tidak perlu.

 

4. Tidak Relevan atau Tidak Menarik

Kalau materi terasa membosankan atau kamu tidak tahu kenapa harus mempelajarinya, otak cenderung tidak “menyimpannya” dengan baik.

Solusinya:

  • Hubungkan materi dengan hal yang kamu sukai atau alami sehari-hari.
  • Cari tahu manfaat praktisnya—kenapa penting untuk masa depanmu?

Contoh: Matematika bukan cuma hitung-hitungan, tapi melatih logika dan ketelitian.

5. Kurang Latihan atau Review

Otak butuh latihan berulang agar informasi benar-benar melekat. Kalau hanya belajar sekali tanpa review, materi mudah hilang begitu saja.

Solusinya:

  • Buat jadwal review rutin setiap minggu.
  • Coba latihan soal, kuis, atau diskusi dengan teman.

 

6. Terlalu Banyak Distraksi

Belajar sambil scroll TikTok atau balas chat bisa membuat otak “lompat-lompat” dan tidak fokus, sehingga sulit menyimpan informasi.

Solusinya:

  • Belajar di tempat tenang, jauh dari gangguan.
  • Gunakan timer belajar (seperti teknik Pomodoro) dan beri diri kamu waktu khusus untuk istirahat bermain HP.

Lupa Itu Wajar, Tapi Bisa Dicegah

Lupa adalah bagian alami dari cara kerja otak. Tapi dengan cara belajar yang tepat, tidur cukup, dan review rutin, kamu bisa mengingat jauh lebih banyak dari yang kamu kira.

Jadi, bukan kamu yang pelupa—mungkin cuma cara belajarnya yang perlu diubah.

Di bimbel SCHOLAKU, kami menggabungkan pengajaran berkualitas tinggi oleh pengajar berpengalaman, bimbingan berbasis proses & hasil, dan strategi belajar yang terbaik, serta ketulusan dalam setiap interaksi.

CONTACT US

Scholaku Education Center